Kartu Payoneer Terbaru Datang!

Alhamdulillah, dengan paket pos reguler, sampailah juga ke depan rumah kami. It looks cool! Jika alamat rumah sukar dijangkau oleh pos biasa, mungkin anda bisa minta payoneer mengirimkan dengan Fedex sehingga bisa Anda gunakan fasilitas trackingnya. Hanya saja, harganya 85 USD hanya untuk sekedar mengirimkan sebuah kartu saja. Dibandingkan dengan yang gratis, siapa yang mau? :)

Kartu Payoneer Telah Datang


Buat saya, kartu ini berfungsi sebagai ban serep pembayaran. Misalkan beberapa waktu yang lalu oDesk tidak dapat mentransfer ke paypal selama beberapa hari, maka alternatif dengan payoneer bisa masuk akal. Hanya saja, menarik cash di ATM dengan kartu ini sangatlah mahal, terpotong biaya bank. Hal ini tidak sama dengan belanja langsung dengan kartu ini (lebih murah dan tidak terkena potongan). Thanks payoneer!

Share

Memblok konten pornografi dalam jaringan lokal dengan OpenDNS

Latar Belakang

Kami mensharing jaringan Telkom Speedy eksekutif ke para tetangga (kebanyakan mahasiswa belakang rumah, supaya beban harganya lebih murah ;) ehm). Kami memakai Prolink N-series, dan dikonfigurasi untuk sharing sederhana. Bukan seperti Mikrotik ataupun jenis yang bisa mengatur bandwidth dan kontrol / monitor ketat masing-masing terminal. Jadi user bebas mengakses apapun dan bandwidth akan dibagi rata. Hal ini membuat saya agak khawatir dengan akses materi pornografi. Yang utama tentu alasan moral/sosial terutama utk rekan2 mahasiswa. Yang kedua bandwidthnya bakal drop drastis.

Beberapa cara untuk mencegah akses materi pornografi telah dicoba, tapi tak ada yang memuaskan. Sebagai contoh, kita bisa membuat daftar hitam / blacklist situs secara manual pada antarmuka ruter tersebut, tapi entrinya sangatlah terbatas (16 situs saja) dan sangat tidak praktis bagi saya seorang diri untuk meremajakan daftar tersebut.

Beruntung bagi saya, hari ini menemukan suatu pemecahan yang tepat untuk masalah di atas dengan memakai layanan gratis dari OpenDNS.

Apakah OpenDNS itu?

Ketika kita mengetikkan nama domain situs ke dalam browser, misalnya http://www.google.com, proses di belakang layar yang terjadi adalah browser akan menghubungi DNS server untuk bertanya, apakah IP Address untuk nama domain yang dimasukkan pengguna?
IP Address adalah alamat server dengan representasi numeris seperti 72.14.213.147.

Proses ini mirip dengan bertanya kepada “Pak RT” (sebagai analogi DNS server), rumahnya “Pak Anu” dimana ya? Pak RT kemudian menjawab dengan nomor rumah yang dia ketahui sebagai alamat “Pak Anu” tersebut.

Nah, OpenDNS adalah tipe Pak RT yang bisa dipesan untuk menjawab “Wah ndak tahu mas”, kalau pertanyaan – pertanyaan yang diajukan seperti “Pak, rumahnya yang jual VCD porno dimana ya?”. Dengan demikian, OpenDNS akan menolak pengguna yang ingin mengakses situs pornografi berdasarkan nama domain tertentu. Pada prinsipinya, dia menggunakan daftar hitam yang sangat besar, dan diremajakan dengan baik (paling tidak kalau dibandingkan dengan usaha perorangan).

Jadi, jika kita mengarahkan setiap pertanyaan nama domain ke “Pak RT” OpenDNS, dan bukan ke “Pak RT” yang biasa-biasa saja, maka kita dapat memanfaatkan filter pornografi tersebut. Pada prinsipnya Anda dapat mengatur hal ini di ruter, ataupun masing-masing komputer.

Teknis Implementasi

  1. Yang pertama mesti Anda lakukan adalah mendaftar dahulu untuk mendapatkan akun OpenDNS. Silakan kunjungi situs http://www.opendns.com.
  2. Setelah mendaftar, masuklah ke dashboard/panel pengaturan akun OpenDNS anda. Anda mesti memasukkan Network address Anda. Ini adalah IP address global Anda. Silakan lihat status ruter untuk memastikan hal ini. Jika IP ini dinamis, Anda juga dapat mendownload software yang disediakan oleh OpenDNS untuk meremajakannya secara otomatis.
  3. Pergilah ke tab “Settings”, dan pilihlah Network yang hendak anda atur (biasanya akan sama dengan network yang anda isikan pada langkah 2). Kemudian dalam Web Content Filtering, pilihlah “Low”, “Moderate” atau “High” sesuai keperluan. Secara default, OpenDNS tidak menerapkan penyaringan konten (pilihan “None”).
  4. Ubahlah setting DNS ruter atau komputer Anda untuk merujuk ke alamat OpenDNS ini: 208.67.222.222 (primer) dan 208.67.220.220 (sekunder). Anda mungkin perlu untuk memutus koneksi terlebih dahulu (dan konek ulang) untuk mengaktifkan setting ini.
  5. Untuk ujicoba, silakan coba akses situs http://www.exampleadultsite.com/. Jika anda mengkonfigurasi dengan benar penyaringan konten ini, maka situs tersebut akan diblok oleh OpenDNS.

Keterbatasan

Masing-masing komputer klien dapat saja mem-bypass DNS setting dan menggunakan DNS lain. Tetapi ini memerlukan pengetahuan tambahan sehingga efek pencegahan tetap ada.

Share

Paket Online Course Shiningpillars Freelance Academy

Jika Anda tertarik menekuni global freelancing, namun tidak tahu harus memulai dari mana, kami siap membantu Anda. Motivasi kami adalah untuk memajukan freelancing demi kebaikan semua, maka kami memberanikan diri untuk memulai memberi online course untuk freelancing. Untuk lebih jelasnya mohon download pamflet berikut ini.

Share

Freelance

Freelance atau pekerja lepas , adalah seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen kepada majikan dalam jangka waktu tertentu.

  • Etimologi

Istilah “tenaga lepas” atau “pekerja lepas” adalah kata nomina untuk seseorang yang melakukan suatu pekerjaan. Pekerjaan yang mereka jalani sendiri disebut “pekerjaan lepas“. Dalam bentuk bahasa Inggrisnya, “freelance“, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Sir Walter Scott (1771-1832) dari Britania Raya dalam novelnyaIvanhoe” untuk menggambarkan seorang “tentara bayaran abad pertengahan” atau metafora untuk sebuah “tombak yang bebas” (“free-lance“) (menunjukkan bahwa tombak tidak disumpah untuk melayani majikan apapun, bukan bahwa tombak tersedia gratis).

  • Jenis Pekerjaan

Bidang yang umum di mana seseorang dapat menjadi tenaga lepas meliputi: jurnalisme, penerbitan buku, penerbitan jurnal, dan bentuk-bentuk menulis, redaktur, redaktur-cetak, pengoreksi-cetak, pengindeksan, penyalin tulisan, programer komputer dan desain grafis, konsultan dan [Terjemahan|penerjemah]]

Praktek tenaga lepas sangat bervariasi. Beberapa memerlukan klien mereka untuk menandatangani kontrak tertulis, sementara yang lain dapat melakukan pekerjaan berdasarkan perjanjian lisan, yang mungkin dilaksanakan melalui sifat pekerjaan tersebut. Beberapa pekerja lepas dapat memberikan perkiraan tertulis dari hasil kerja mereka dan meminta pembayaran di muka dari klien mereka.

Pembayaran untuk pekerjaan lepas juga bervariasi. Pekerja lepas mungkin mengenakan biaya pada klien mereka dalam hitungan per hari, per jam, per halaman, atau pada basis per-proyek. Daripada tarif tetap atau biaya, beberapa pekerja lepas telah mengadopsi metode “harga berbasis nilai” berdasarkan persepsi nilai dari yang mereka hasilkan untuk klien. Dengan perubahan sendiri, pengaturan pembayaran dapat dimuka, persentase dimuka, atau setelah penyelesaian pekerjaan / kontrak. Untuk proyek yang lebih kompleks, kontrak dapat menetapkan jadwal pembayaran berdasarkan tonggak atau hasil proyek.

Dalam profesi paling melibatkan penciptaan kekayaan intelektual, “tenaga lepas” dan istilah turunannya sering disediakan untuk pekerja yang membuat karya atas inisiatif mereka sendiri, kemudian mencari seseorang untuk menerbitkannya. Mereka biasanya menjaga hak cipta atas karya mereka dan menjual hak untuk penerbit dalam kontrak waktu-terbatas. Sebaliknya, pekerja yang dipekerjakan untuk membuat tulisan / karya sesuai dengan spesifikasi khusus dari penerbit atau pelanggan lain disebut sebagai “kontraktor independen” dan istilah lain yang serupa. Mereka tidak memiliki hak cipta terhadap karya-karya tersebut, yang ditulis sebagai karya yang dibuat karena sewa. Contoh legalitas hal ini adalah di Amerika Serikat, dimana hak cipta karya yang dibuat oleh pekerja lepas sewaan diatur dalam salah satu kategori kekayaan intelektual yang didefinisikan dalam undang-undang hak cipta AS – Bab 101, Copyright Act 1976 (17 USC § 101).

Share

Frequently Asked Question (Yang Sering Ditanyakan)

Berikut ini beberapa hal yang sering ditanyakan tentang freelancing, beserta jawaban kami.
1. Apa prasyarat yang harus Anda miliki untuk Freelancing?
Prasyarat mutlak utama adalah skill dasar yang dibutuhkan klien dan juga skill komunikasi. Skill dasar misalnya, pemrograman, menulis artikel, terjemah, dan lain lain. Skill komunikasi tergantung dari klien, misalnya Bahasa Inggris untuk klien global. Termasuk dalam skill komunikasi adalah, bagaimana bisa mempresentasikan ide atau kemampuan Anda.
2. Berapa Take Home Pay rata-rata dari freelancing?
Saya tidak dapat menjawabnya, karena belum membaca survey yang andal tentang ini. Tapi dalam pengalaman saya, pada awalnya mulai dari $100 / bulan sampai tahap sudah lancar dan memiliki returning clients sekitar $1500 / bulan (mandiri). Jika Anda mampu mengorganisir tim, Anda dapat mendapatkan lebih dari itu. Pengamatan saya, ini sangat bergantung pada keseriusan dan totalitas Anda dalam menceburi dunia freelancing ini.
3. Bagaimana memulainya?
Pertama, Anda mesti memiliki skill dasar yang kuat, dan menguasai tools yang dibutuhkan. Jika Anda minat dalam programming, pastikan Anda punya skill mantap dalam bahasa pemrograman yang Anda kuasai. Jika Anda minat dalam desain grafis, misalnya, Anda mesti mahir dalam photoshop atau illustrator.
Kedua, Anda harus mendapatkan opportunity kerja. Ini bisa didapatkan dari situs-situs freelancing seperti www.odesk.com, www.elance.com, dan lain sebagainya.
4. Saya sukar sekali mendapatkan klien. Ada saran?
Saran saya adalah terus mencoba. Asah dan pertajam proposal Anda, dan jangan ragu untuk do extra work untuk awal-awal karir Anda. Jika klien membutuhkan A, maka proposal Anda mesti meyakinkan klien bahwa Anda dapat memberi A. Banyak yang membuat proposal terlalu umum/general sehingga tidak cukup meyakinkan.
5. Saya tidak memilki skill yang menjadi prasyarat di atas, namun saya punya kemauan keras untuk merubah diri ke arah itu.
Maka Kami sarankan Anda mengambil satu paket kursus yang kami tawarkan. Anda akan mendapatkan bimbingan langsung dari praktisi yang berkecimpung langsung di bidangnya.

Share